Macam-Macam Alat Berat untuk Pertambangan Batu Bara

Author: | Posted in Pikiran Kita No comments

Sampai sekarang, pertambangan batu bara di Indonesia masih terjadi. Contohnya yang ada di Kalimantan Timur. Pada dasarnya, macam-macam alat berat yang digunakan juga berfungsi untuk pertambangan bawah tanah lain semisal minyak bumi dan uranium. Inilah beberapa alat berat yang sering digunakan untuk menambang batu bara di Indonesia.

1. Bucket Wheel Excavator

Berhubung tambang batu bara cukup tersembunyi di bawah tanah, maka kebutuhan akan alat berat BWE ini sangat dibutuhkan. Fungsi utamanya sebagai alat untuk mengeruk atau menggali tanah secara terus-menerus. Kapasitas muatannya bisa 220 ribu ton per hari. Bahkan alat berat ini masuk Guinnes Book of Records sebagai alat berat terbesar di dunia.

2. Bulldozer

Mungkin Anda sudah sering menyimak nama alat berat ini. Bulldozer digerakkan oleh roda rantai mirip dengan tank. Hanya saja bentuknya tidak rapi. Satu unik bulldozer bisa memindahkan tanah hingga 300 kaki. Sebagai salah satu alat gali, angkut, dan dorong pada pertambangan batu bara, bulldozer juga punya peranan yang sangat penting.

3. Dragline

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Fungsi kerja dragline bisa mengeruk, mengangkut, serta menimbun tanah. Alhasil, para penambang tidak perlu masuk ke tempat galian hanya untuk menyingkirkan tanah tersebut. Begitu pula dengan alat angkut bergerak lain seperti truk. Selain itu, dragline juga berfungsi dengan baik terhadap penggalian parit dan sungai.

4. Belt Conveyor

Belt conveyor termasuk dalam macam-macam alat berat yang digunakan untuk memindahkan material. Dalam penggalian batu bara, tanah, pecahan beton, kerikil, serta bebatuan dapat dipindahkan dengan alat ini dalam kecepatan tinggi. Jika area pertambangan cukup luas, bukan tidak mungkin perpindahan muatan tersebut terjadi secara terus-menerus.

5. Wheel Loader

Sama-sama sebagai alat berat yang berguna untuk memindahkan material, wheel loader berbeda dengan belt conveyor. Kalau belt conveyor memiliki bentuk seperti ban berjalan yang saling terjalin satu sama lain. Pergerakannya dihubungkan oleh semacam rel atau jalur di bawahnya. Bagian-bagiannya saja terdiri dari pulley, struktur penahan, idler, dan lainnya.

Sedangkan untuk wheel loader digerakkan oleh 4 roda berukuran besar. Penggunaan roda tersebut dimaksudkan agar mobilitasnya lebih tinggi. Fungsinya sebagai alat angkut material tambang. Jadi, batu bara yang sudah berhasil didapatkan akan dipindah oleh wheel loader ke dalam truk atau tempat lain. Bisa jadi letaknya jauh ataupun dekat.

6. Dump Truck

Fungsi dari truk ini hanya untuk mengangkut tanah, batuan, endapan bijih, dan lain-lain yang berkaitan dengan pertambangan. Mobilitasnya sangat tinggi dan cocok digunakan untuk tambang batu bara dalam skala besar. Pada pemanfaatannya, dump truck terdiri dari beberapa golongan, yakni berdasarkan tenaga penggeraknya dan cara memuntahkan muatan.

Berdasarkan tenaga penggeraknya, dump truck bisa pakai roda depan, roda belakang, roda depan & belakang, serta 2 pasang roda belakang. Kalau berdasarkan cara memuntahkannya, bisa pakai end-dump (mengosongkan muatan ke belakang), side dump (kosongkan muatan ke samping), serta bottom-dump (kosongkan muatan ke bawah).

7. Excavator

Berdasarkan fungsinya, excavator bisa digunakan untuk pekerjaan konstruksi maupun kehutanan. Kalau dalam pertambangan batu bara, excavator digunakan sebagai pengangkut material seperti bebatuan serta tanah. Bisa dibilang, excavator ini merupakan alat berat yang serbaguna. Meski daya jangkaunya sangat luas, tetapi pergerakannya cukup terbatas.

Macam-macam alat berat tersebut masih digunakan hingga saat ini. Baik pada waktu awal penggalian hingga proses pertambangan batu bara selesai. Ketujuh alat berat tersebut rata-rata digunakan oleh pemerintah atau pihak-pihak yang telah mendapat izin dari pemerintah. Kalau yang ilegal hanya pakai alat-alat kecil. Soalnya, selain berat, harga 7 alat tersebut mahal.

Add Your Comment